Gajah Oling adalah motif induk batik Banyuwangi. Bentuknya berupa sulur besar melengkung menyerupai tanda tanya, dengan ujung berbentuk kepala berbelalai. Nama motif ini dibaca dua lapis: 'gajah' bermakna sesuatu yang besar, sementara 'oling' berasal dari kata eling — ingat. Maka Gajah Oling berarti selalu ingat kepada Yang Maha Besar. Tafsir lain membaca bentuk itu sebagai uling, sejenis belut sungai yang dahulu banyak hidup di perairan Banyuwangi. Motif ini dipakai pada acara adat, penyambutan tamu kehormatan, dan busana penari Gandrung, serta menjadi seragam wajib di banyak sekolah dan instansi Banyuwangi.
Yang perlu diketahui
- Diakui sebagai motif batik tertua di Banyuwangi
- 'Oling' dibaca dari kata eling (ingat) — pesan spiritual kepada Sang Pencipta
- Tafsir alternatif: uling, sejenis belut sungai khas perairan Banyuwangi
- Bentuk sulurnya menyerupai tanda tanya dengan ujung berbelalai
- Dipakai dalam upacara adat dan busana penari Gandrung
- Menjadi motif seragam resmi di banyak instansi dan sekolah Banyuwangi
Kosakata dalam Batik Gajah Oling
Kata Osing yang muncul di uraian ini — ketuk pengeras suara untuk mendengar pelafalannya.
- Gajah olingGajah Oling / Motif batik khas Banyuwangi
- GandrungTari Gandrung — tarian tradisional khas Banyuwangi
- BanyuwangiBanyuwangi / Kota Gandrung
- BelutBelut / Sidat
- ElingIngat diri / Sadar / Tidak lupa asal
- PalingPaling / Ter- (superlative)
- SeragamSeragam / Pakaian dinas
- BanyakBebek / Itik
- PenariPenari / Sinden
- SekolahSekolah